hal ini juga berlaku pada bidang investasi, seharusnya anda jangan berinvestasi pada satu tempat, investasikan uang anda dalam beberapa tempat. sebab dengan begitu, apabila investasi yang satu anda rugi, maka masih ada investasi yang lain. lalu apa hubungannya dengan reksa dana?
Mungkin anda pernah di telepon dari marketing sebuah perusahaan reksa dana, dan menawarkan anda investasi di reksa dana, tetapi apa sebenarnya reksa dana itu? bahwasannya reksadana adalah wadah untuk menghimpun dana masyarakat yang dikelola oleh badan hukum yang bernama manajer investasi, yang kemudian diinvestasikan ke aset finansial lainnya, seperti: saham, obligasi, dan instrumen pasar uang yang lainnya. penginvestasian dana ke dalam beberapa aset finansial ini yang merupakan proses divesifikasi investasi.
pada investasi di reksa dana, seluruh dana yang terkumpul tidak akan disimpan begitu saja oleh manajer investasi, akan tetapi akan disimpan pada pihak lain yang bernama Bank Kustodian. selain itu, bank kustodian juga berfungsi sebagai administrator yang mencatat dan memberikan konfirmasi atas seluruh transaksi pembelian dan penjualan reksa dana, serta menghitung nilai aktiva bersih reksa dana pada setiap harinya.
nilai aktiva bersih (NAB), merupakan nilai yang menggambarkan sebuah total kekayaan reksa dana di setiap harinya. nilai ini dipengarhui oleh pembelian dan penjualan reksa dana oleh para investor, selain dari harga pasar dari aset Reksa Dana itu sendiri. jika anda membeli Reksa Dana, maka bank kustodian akan memberikan konfirmasi berpa kepemilikan anda atas sejumlah unit penyertaan. unit penyertaan adalah satuan yang menunjukkkan kepemilikan anda dalam reksa dana tersebut. jumlah unit penyertaaan ini akan tetap selama anda tidak melakukan pembelian reksa dana lagi. banyakknay unit penyertaan yang anda dapatkan tergantung dari harga NAB per-unit pada hari dimana anda membeli reksa dana tersebut.
NAB per-unit adalah harga yang didapatkan dari NAB sebuah reksa dana dibagi dengan total unit penyertaan yang beredar pada hari itu. NAB per unit diterbitkan setiap harinya diberbagai media, termasuk secara online. perlu untuk anda ketahui bahwasannay tingginya NAB per unit dari sebuah reksa dana tidak menunjukkan bawha reksa dana itu sudah mahal, begitu pula sebaliknya. pada umumnya NAB per unit yang tinggi menunjukkan bahwa reksa dana itu sudah cukup lama sehingga aset-asetnya telah mengalami kenaikan nilai yang tinggi.
untuk dapat memahami berikut adalah contohnya:
pada tanggal 4 juli 2007, dimana adan membeli danareksa sebesar Rp 10.000.000 NAB per unit dana reksa pada hari itu adalah Rp 2.546,87. maka unit penyertaan yang anda miliki adalah 10.000.000 / 2.546,87 = 3.926,3880 unit penyertaan. pada tanggal 18 februari 2008, anda menjual kembali seluruh reksa dana anda. NAB per unit dana reksa pada hari itu adalah 5.214,84. maka total investasi yang anda dapatkan adalah 3.926,3880 x 5.214,84 = Rp 20.475.485.
biaya yang dikeluarkan di reksadana
- Biaya pembelian; merupakan biaya yang dikenakan setiap kali anda membeli reksa dana. dalam biaya pembelian ini, anda dapat memilih untuk menambahkan sejumlah uang sebesar biaya pembelian, atau anda dapat meminta biaya pembelian ini dipotong dari investasi yagn akan anda masukkan. besarnya biaya ini tergantung dari masing-masing produk reksa dana yang akan anda pilih.
- Biaya penjualan kembali. merupakan suatu biaya yang dikenakan dimana setiap kali anda mencairkan reksa dana. biaya ini akan langsung dipotong ketika anda bermaksud mencairkan reksa dana yang anda miliki, sehingga anda tidak perlu lagi melakukan pembayaran apapun. besarnya biaya ini tergantung dari masing-masing produk reksa dana.
- Biaya imbal jasa. biaya ini diberikan kepada manajer investasi sebagai imbalan atas jasanya dalam melakukan pengelolaan reksa dana. biaya ini dihitung setiap hari berdasarkan NAB reksa dana. akan tetapi, anda tidak perlu repot untuk menghitung biaya ini karena bank kustodian telah menghitung dan membebankannya pada NAB sehingga telah tercermin pada NAB per unit yang diterbitkan di setiap harinya.
- Biaya imbal jasa Bank; biaya ini diberikan kepada bank kustodian sebagai imbalan atas jasanya dalam melakuan administrasi reksa dana. biaya ini dihitung setiap hari berdasarkan NAB reksa dana. seperti pada imbal jasa manajer investasi, biaya ini telah dibebankan pada NAB sehingga telah tercermin pada NAB per uni yang diterbitkan setiap harinya.
Artikel yang Anda Cari:
- Konsep Dasar Perdagangan Berjangka
- Sekilas Sejarah Perdagangan Berjangka
- Peluang di Tengah Volatilitas tinggi pasar dunia
- Producer Price Index (PPI) adalah:
- AGEA sudah melayani: deposit dan whitdrawal dari FASAPAY
- Skrill/moneybookers? di AGEA
- Management tertinggi MasterForex Rapat resmi bersama BAPPEBTI
- Fasapay: sistem pembayaran online asli indonesia
- panduan trading: forex online
- Tips: memulai investasi saham
- Money Changer dalam bisnis forex
- Apa yang dimaksud inflasi?
- cara mengetest kemampuan robot trading
- George Soros: krisis Eropa lebih buruk dari krisis 2008
- cara belajar forex: online dengan internet
- Trading menggunakan PIVOT POINT
- Forex: Pengaruh tingkat bunga terhadap pasar
- panduan dasar: kriteria memilih broker forex
- MasterForex: Pialang ECN unggulan (Electronic Currency Network)
- MasterForex: CFD adalah?
- sistem trading: pengenalan tahap II
- Hutang di beberapa negara di dunia
- Tanda-tanda Broker Scam atau bukan!
- FOMC: Federal Open Market Committee
0 komentar:
Posting Komentar